• Sat. Apr 18th, 2026

PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) Melaporkan Peningkatan Pendapatan Bersih Hingga Kuartal III-2024 Sebesar Rp187,52 Miliar

Byadmin

Dec 23, 2024

Laporan Minarni

Jakarta – PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) kembali menggelar acara Public Expose Bertempat di Clay Hotel Blora Jakarta, Senin (23/12/24) .

Dalam P.E tersebut, manajemen perusahaan memaparkan visi, misi, serta kinerja perusahaan yang menunjukkan komitmen CLAY dalam mengembangkan properti di Indonesia.

PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) melaporkan peningkatan pendapatan bersih hingga kuartal III-2024 sebesar Rp187,52 miliar, naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp159,78 miliar.

Direktur Utama CLAY, Nany Adriani, menyampaikan hasil kinerja perseroan yang menunjukkan pertumbuhan positif meskipun masih dihadapkan pada tantangan.

Visi dan Misi PT Citra Putra Realty Tbk

Direktur Utama Nany Adriani membuka sesi dengan memaparkan visi dan misi perusahaan. Visi CLAY adalah menjadi perusahaan terkemuka dan terpercaya di bidang pengembangan serta investasi properti. Sementara itu, misi perusahaan adalah mencapai standar manajemen yang tinggi, khususnya dalam hal kualitas, integritas, dan efisiensi. CLAY juga berkomitmen untuk mengembangkan jaringan pelanggan yang luas guna mendukung pengembangan usaha yang signifikan serta menciptakan produk-produk properti berkualitas dengan pengembalian investasi yang optimal.

Laba bruto CLAY juga mencatat peningkatan dari Rp78,56 miliar menjadi Rp98,88 miliar pada kuartal III-2024. Sementara itu, total liabilitas turun dari Rp561,76 miliar pada Desember 2023 menjadi Rp543,95 miliar pada September 2024. Namun, total aset perusahaan menurun dari Rp567,73 miliar menjadi Rp561,23 miliar dalam periode yang sama.

Di sisi lain, Rugi Komprehensif Lain Periode Berjalan mengalami kenaikan tajam dari Rp3,70 miliar pada 2023 menjadi Rp11,30 miliar pada 2024. Meski demikian, perseroan optimis dengan strategi yang diterapkan untuk memperkuat posisi bisnis ke depan.

Kontribusi pendapatan terbesar CLAY berasal dari dua hotel utama: The Stones Hotel Bali dan Clay Hotel Jakarta. The Stones Hotel Bali menyumbang pendapatan sebesar Rp185,32 miliar hingga September 2024, sementara Clay Hotel Jakarta menyumbang Rp2,19 miliar.

Struktur Bisnis dan Lokasi Properti

Acara dilanjutkan dengan pembahasan mengenai struktur bisnis dan lokasi proyek properti CLAY. Perusahaan memiliki beberapa properti di lokasi strategis di Indonesia, termasuk di Bali dan Jakarta.

Di Bali, tepatnya di Jalan Raya Pantai Kuta, Banjar Legian Kelod, perusahaan memiliki properti dengan luas lahan 22.850 m2 dan luas bangunan 54.317 m2. Properti ini menawarkan 37 kamar, serta berbagai fasilitas seperti restoran dan kafe, gym, spa, ruang pertemuan, ballroom, layanan laundry penuh, dan layanan antar-jemput bandara. Salah satu restoran unggulan yang ada di properti ini adalah Stones Kitchen, Blue Safir, dan The Long Rice Stable.

Sementara itu, di Jakarta, tepatnya di Jalan Blora No. 20 Menteng, perusahaan memiliki properti dengan luas lahan 359 m2 dan luas bangunan 1.609 m2. Properti ini memiliki 81 kamar serta fasilitas lainnya seperti kedai Clay, bisnis center, layanan massage, dan laundry service.

Nany menjelaskan bahwa pengelolaan properti berkualitas tetap menjadi fokus utama perseroan. Dengan lokasi strategis seperti The Stones Hotel di Kuta, Bali, dan Clay Hotel di Jakarta, CLAY berkomitmen memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

“Melalui strategi bisnis yang terarah dan kolaborasi dengan mitra strategis, CLAY optimis mampu memperbaiki kinerja keuangan di tengah tantangan ekonomi global. Perseroan juga berencana mengembangkan produk properti baru yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” pungkasnya.

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *