Jakarta, 1 April 2026 – Kementerian Perdagangan membuka pendaftaran Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 bagi pelaku usaha dan mitra dagang luar negeri yang berkontribusi menggiatkan ekspor Indonesia. Pendaftaran dibuka secara daring pada 1 April—30 Juni 2026 melalui laman resmi httes: srimani arta.id dan httes: erimaduta.id. Kedua penghargaan ini menjadi upaya strategis pemerintah Indonesia untuk mengapresiasi prestasi para eksportir dan mitra dagang luar negeri dalam mendorong peningkatan kinerja ekspor nonmigas di pasar global.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menegaskan, Primaniyarta 2026 diberikan kepada pelaku usaha ekspor yang berhasil menunjukkan kinerja unggul dan kontribusi nyata bagi ekspor nonmigas Indonesia.
“Penghargaan Primaniyarta 2026 menjadi apresiasi sekaligus bagian dari upaya membangun ekosistem ekspor yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk. Kami mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan momentum ini agar dapat menunjukkan kinerja ekspor, meningkatkan kapasitas, dan memperkuat posisi di pasar global,” ujar Puntodewi.
Puntodewi juga menyampaikan, Penghargaan Primaniyarta menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kepercayaan mitra dagang internasional terhadap produk Indonesia. Rekam jejak kinerja yang terverifikasi melalui penghargaan dari Pemerintah Indonesia dapat dimanfaatkan eksportir untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkuat keberlanjutan ekspor nasional.
Untuk mengikuti seleksi Primaniyarta 2026, pelaku usaha harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti telah berbadan usaha dan memiliki produk yang telah diekspor ke luar negeri. Pelaku usaha juga wajib mengisi formulir pendaftaran dan melampirkan dokumen pendukung seperti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), serta data ekspor lainnya.
Sementara itu, Penghargaan Primaduta 2026 menjadi ajang untuk menjaring importir produkproduk Indonesia di luar negeri yang berkomitmen tinggi dalam memasarkan produk Indonesia secara konsisten dan berkinerja baik. Ajang ini juga dapat diikuti diaspora dan perwakilan RI di luar negeri yang aktif memfasilitasi masuknya produk Indonesia di negara akreditasi.
“Proses seleksi Penghargaan Primaduta 2026 dilakukan secara ketat. Calon penerima dapat mendaftar secara mandiri maupun diusulkan perwakilan dagang RI di luar negeri setelah melalui proses kurasi,” ujar Puntodewi.
Penerima Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 direncanakan untuk diumumkan pada ajang pameran dagang internasional terbesar Indonesia, yaitu Trade Expo Indonesia (TE!) 2026 yang akan digelar pada 14—18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang, Banten. “Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 diharapkan dapat menjadi katalis yang mendor ong pelaku usaha untuk terus meningkatkan kinerja ekspor serta memperkuat citra produk Indonesia di pasar internasional,” pungkas Puntodewi.
~selesal-Informasi lebih lanjut hubungi; N.M. Kusuma Dewi Bayu Wicaksono Putro Kepala Biro Hubungan Masyarakat Direktur Pengembangan Pasar dan informasi Ekspor Kementerian Perdagangan Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Email: pusathumas@ kemendag.go.id Kementerian Perdagangan
Email: p2ie@kemendag.go.id
