Abdullah Al Faqir/AS
Exponen Gerakan Mahasiswa 1977/1978
Seandainya kita bisa memilih hendaknya kita memilih lingkungan pergaulan, lingkungan kerja, teman seiring adalah orang orang yg saleh, sebab sahabat yang saleh akan selalu membenarkan dan menasehati kita apabila salah. Inilah sahabat yang sesungguhnya, bukan hanya sahabat saat bersenang-senang saja atau sahabat yang memuji karena basa-basi saja. Sebuah ungkapan arab berbunyi:
ﺻﺪﻳﻘﻚ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ ﻻ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ
“Shadiqaka man shadaqaka laa man shaddaqaka”
“Sahabat sejati-mu adalah yang senantiasa jujur (kalau salah diingatkan), bukan yang senantiasa membenarkanmu.”
Teman kerja yg buruk akan sangat berperngaruh kepada kinerja dikantor sebab kebiasaan personil yg jadi teman kerja akan mempengaruhi kinerja kita ,dampak lingkungan kerja yang buruk sangat luas, meliputi kesehatan mental dan fisik, seperti stres, kecemasan, depresi, dan masalah kesehatan fisik; penurunan produktivitas dan kualitas kerja; serta dampak negatif seperti tingginya tingkat konflik diantara sesama
dan penurunan kinerja disamping itu lingkungan kerja yang negatif juga dapat merusak moral, kepercayaan diri, dan menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang bahkan konflik akan selalu membayangi diantara mereka jadi jangan berharap prestasi kerja yg baik apabila lingkungan kerja kita masih buruk.
Lingkungan buruk hari ini ada di kabinet Presiden Prabowo Subianto karena para mentrinya adalah orang orang yg saling bersebrangan dan terlibat berbagai kolusi, korupsi dan kejahatan kemanusiaan seperti pembunuhan dll ,sehingga sangat mungkin mereka masing masing punya agenda yg bersebrangan dengan Presiden yg berakibat kinerja Presiden menjadi buruk bahkan melangkahpun menjadi sulit sebab agenda utama Presiden adalah menegakan keadilan dan kemakmuran untuk rakyat sementara tim penegakan hukum masih model lama.
Dalam Islam secara umum, tidak dianjurkan bagi seorang untuk memilih partner kerja dg orang yg punya latar belakang jahat karena dapat merusak iman dan membawa pengaruh buruk, orang jahat seringkali mengajak pada kejelekan dan dosa. Menjauhi mereka berarti menjauhi jalan setan.
Presiden Prabowo Subianto saya kira sudah mengambil pelajaran dari kasus Siflester Matutina dimana seorang narapidana tidak pernah dieksekusi oleh Jaksa, begitu juga perlawanan Kapolri yg tiba tiba membuat rencana Reformasi Polri padahal hal ini sdh menjadi agenda Presiden tapi tiba tiba dibajak Kapolri dg membuat Reformasi Polri dan ini jelas tindakan
insubordinasi adalah ketidakpatuhan atau pembangkangan terhadap atasan, baik dalam bentuk penolakan langsung, tidak menghormati, atau menentang perintah dan wewenang. Istilah ini sering digunakan dalam konteks militer, di mana insubordinasi adalah tindakan melawan atasan yang dapat berujung pada sanksi dihukum berat atau lebih berat dari itu malah KPK sekarang disebut para tokoh “Komisi Pilih Kasus”.
Pemerintahan Presiden Prabowo beberapa hari lagi genap satu tahun dan kado dari rakyat adalah jokowi sudah menjadi musuh bersama(common enemy),
bangsa ini karena terlalu banyak kesalahan dan kejahatan yg dilakukannya al: memakai ijazah palsu ketika mendaftar capres serta mempengaruhi orang orang KPU dan hal yg sama jokowi mendorong Gibran jadi capres dg ijazah sama palsunya bahkan gak ada ijazah hanya selembar kertas dari Diknas. Sementara ditenggarai ketika jadi presiden dia menjadi suhunya koruptor dan sekaligus pelindungnya dan masih banyak lagi kejahatan kejahatan yg dilakukan
dan siapa jokowi sdh ada di arsip masing masing rakyat Indonesia.”JOKOWI ADALAH MASA LALU MR.PRESIDENT MARI KITA TINGGALKAN..!!”
Sebaiknya di setahun usia kabinet merah putih bulan madu Presiden dengan jokowi wajib diakhiri sebab menimbulkan banyak spekulasi dan ketidak pastian di masyarakat yg berujung kepada keresahan dan pertanyaan: “kemana Prabowo akan melangkah” pertanyaan ini harusnya tidak boleh terjadi karena sehebat dan sekuat apapun Presiden Prabowo pasti perlu dukungan rakyat,
sebab ketika masyarakat tidak lagi memberikan rekognisi dan kepatuhan terhadap kedaulatan negara, dengan kata lain, negara akan mengalami public distrust, dan rentan untuk diputarbalikkan oleh kelompok masyarakat (revolusi), Fenomena ini dapat kita temukan pada revolusi Prancis.
Bahkan Prabowo dlm suatu kesempatan pernah mengatakan; “Pemerintahannya Jika Tak Didukung Yudikatif Sulit Jalankan Tugas untuk Rakyat” tapi kenapa ujung tombak penegakan hukum yg ditenggarai bermasalah gak pernah diganti ??.
Satu tahun berbulan madu dengan pengusung sdh lebih dari cukup sebab kalau terus berlanjut keresahan rakyat akan sulit terbendung, jangan korbankan dua ratus delapan puluh juta orang rakyat hanya untuk membela satu orang penjahat ……kembalilah ke jalan yg lurus, gantilah anggota kabinet dengan orang orang yg soleh sebab bekerja sama atau bersahabat dengan orang soleh akan berlanjut sampai di surga dan akan kekal selamanya. Tentu ini kenikmatan yang sangat besar, karena antara sahabat dekat pasti tidak ingin berpisah dengan sahabat lainnya.
Persahabatan sementara di dunia kemudian dipisahkan dengan kematian begitu saja, tentu bukan akhir yang indah.
Salah satu dalil bahwa akan ada persahabatan di hari kiamat akan berlanjut bahwa orang yang saling mencintai (termasuk para sahabat) akan dikumpulkan bersama di hari kiamat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ
“Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai.’” (HR: Bukhari dan Muslim).
Barakallahufiikum,
Bandung, 14 Oktober 2025
Dinukil dari sumber sumber yg kredibel.
